Laman

Kamis, 20 November 2014

To You.

Aku tidak menuntut yang sempurna karena aku pun sama.
Aku hanya berharap kamu mampu melakukannya.
Pekerjaan itu memang rendah, kotor, tak seperti yang diharapkan kebanyakan orang...
Tapi melakukannya takkan merugikanmu sama sekali...
Orang mengatakan Hidup itu roda...
Tak selamanya seperti yang kita mau...

Saat hari itu tiba, saat keadaan memaksamu untuk melakukannya..
Itu akan menjadi lebih mudah buatmu...
Kamu tak perlu berlari menghindar... Hanya menyelesaikannya dan melangkah lebih jauh lagi...

Dan saat aku tak lagi bersama mu... Dan saat aku tahu kamu mampu...
Akan sangat berarti buatku karena kita tak menyia-nyiakan waktu saat masih bersama...

Namun jika sebaliknya...
Akan menyakitkan buat ku... Dan lebih menyakitkan lagi karena aku telah mengatakannya.

Aku hanya berharap hal yang baik selalu bersamamu. Jadilah wanita yang tegar... Hati2 pada laki-laki yang murah senyum padamu... Mereka iblis yg bertopeng malaikat.
Carilah yang tersenyum pada kenyataan hidup... Khawatir akan masa depanmu... Dan keluargamu.

Maafkan aku. Aku punya tujuan yang lain dan tak ingin melibatkan mu di dalamnya.

Maaf bob.

Rabu, 13 Februari 2013

POLTEK CUP 2013 Se-Indonesia

Kejuaraan TaeKwonDo Antar Mahasiswa dan Umum (POLTEK CUP 2013) Se- Indonesia
 "Meningkatkan semangat berprestasi yang menjunjung tinggi jiwa sportivitas dan bermental juara" akan berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 27 - 29 September 2013 bertempat di Karebosi Link... 


Semoga semua panitia selalu semangat untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan optimis dalam segala hal. GBU always

Senin, 07 Januari 2013

litle town!

"aku bukan malaikat selalu disampingmu"

kutipan itu tidak bermakna apa-apa, hanya terlintas sejenak saat aku berpikir apa yang harus ku ketik dalam blog ini.
home, sweet home... mungkin itu yang lebih cocok.

disana!!! sunrise adalah sesuatu yang langka
disini!!! asalkan tidak ada hujan, aku bisa menikmatinya semau aku mau.
sejuk, tenang, hmmm.. i cn't explain how great the created of God
i close my eyes, feel.. and feel. i won't go....like today.
hembusan angin,
aroma batang rumput yang terpotong,
bentangan gunung yang mengelilingi,
setiap jalan setapak mengisakan, sepenggal kenangan.
alang-alang hijau yang rebah yang menuliskan tiap potongan ingatan
suara riu tawa mengingatkan, masa dimana ego berada dibaris depan.

i love to stay here.. but my future stay there.
here!! it's calm, quite, n it's all that i want.
i know i can came everytime.

Rabu, 28 November 2012

Presiden Termiskin di Dunia


internasional.kompas.com/.../Jose.Mujica.Presiden.Termiskin.di.Dunia

Pilih Tinggal di Peternakan ketimbang di Istana
Kesejahteraan memang identik dengan kehidupan seorang pemimpin negara. Namun, hal itu tidak seperti di Uruguay, di mana presiden negara itu sangat jauh dari gaya hidup layaknya seorang kepala negara. Menjabat sebagai presiden Uruguay sejak Maret  2010 silam. Jose Mujica lebih suka tinggal di peternakan kumuh dan memberikan hampir 90% gainya sebagai kepala negara untuk rakyatnya.
Jose Mujica
Mujica menolak rumah mewah yang disediakan Pemerintah Uruguay untuk sang Presiden. Dia justru lebih suka tinggal di rumah istrinya  yang sederhana di luar ibu kota  Montevideo.
Dan, seperti rumah – rumah warga biasa, di halaman rumah sang presiden juga tak jarang terlihat gantungan jemuran pakaian. Tak ada  yang istimewa  di rumah yang dihuni orang nomor satu di Uruguay itu.
Air didapatkan dari sumur di halaman yang ditumbuhi rerumputan liar. Tak terlihat ada penjagaan ketat disekitar rumah Mujica. Hanya ada dua polisi dan dua ekor anjing yang berjaga.
Apakah Mujica tak malu hidup seperti itu? “saya sudah biasa hidup seperti ini. Saya pun bisa hidup dengan baik dengan apa yang saya miliki,” ujarnya sambil duduk di kursi tua di kebunnya saat diwawancarai BBC.
Mungkin gaya hidup Mujica ini terlalu ekstrim jika diikuti kepala negara lain. Tapi, fakta lain yang dilakukan Mujica ini hendaknya patut dicontoh para pemimpin negara
Sejak dilantik sebagai presiden, pria sederhana ini telah memutuskan untuk menyumbangakan 90% gaji bulanannya yang sebesar USD 12.000 (Rp 115,5 juta) untuk rakyatnya. Tak heran jika kemudian banyak yang menjulukinya sebagai presiden termiskin di dunia.
“saya disebut presiden termiskin, tapi saya tidak merasa miskin. Orang miskin adalah mereka hanya bekerja untuk mencoba gaya hidup mahal, dan selalu ingin lebih dan lebih,” ungkap Mujica.

Senin, 24 September 2012

"KAMU"

secerah hari itu..
riak ombak yang tak pernah berhenti
sebening air laut
sehalus pasir pantainya
angin yg membawa prasaan damai
rasa asin yang menjadi ciri khasnya

indah...
matahari terbit yang indah
meninggalkan prasaan rindu
cahaya yang tak pernah redup
meninggalkan harapan untuk esok.